sepi sering meneriakkan rindu padaku. tak lelah dia membisikiku perasaan-perasaan berlimpah yang sering kau hadirkan saat aku sedang bersamamu.
aku ingin sekali kau disini, Sayang.
dan yang paling aku rindukan adalah menyusup ke dalam rangkulan lenganmu. lalu tanganmu yang satunya akan kutautkan jari-jemariku.
jalan masih terlalu panjang, dan aku tidak tau apa jalanku ini berakhir di dirimu atau tidak. biar Tuhan yang simpan rahasia itu. agar sekarang kita tetap berusaha mempertahankan kita, memperjuangkan kisah ini.
tapi hanya satu hal yang pasti, aku bahagia bersamamu.
dan aku minta maaf jika terlalu sering mengalah pada keadaan. setialah memegang tanganku meski aku berontak ingin melepasnya. karena terkadang sengatan rindu terlalu sakit untuk ku tahankan sendiri. cemburu terkadang terlalu mendorongku untuk merasakan kembali sakit hati yang pernah kurasakan dulu. dan aku terlalu tidak percaya diri untuk melawan orang-orang yang bisa berada di sisimu saat kau membutuhkan seseorang untuk berbagi.
menepilah, di saat kita lelah. tapi tolong jangan tunjuk dua jalan yang berbeda untuk masa depan kita.